4744359

4744359

Thursday, 28 January 2016

Kata Hati...


Kata Hati...

Aku sudah pernah merasakan dan sering kali terjebak akan perasaan bersalah atas kemauan hati yang memberontak.

Hal nya iman, naik turun mengikuti kehendak jiwa yang begitu labil.

Dulu, dimasa itu, seringkali kudapati hatiku terluka berkali-kali.
Kurasakan.
Kutelan pahitnya yang bersarang dikerongkongan hingga membuatku serak.

Seringkali mataku dibutakan oleh hati yang salah.
Kuikuti alur yang membawaku menuju jalan kesesatan.
Kujadikan teman sebagai musuh.
Kuhalalkan bibirku mencaci dan memaki orang-orang yang tak sependapat denganku.

Itu dulu, dikala itu, dimasa lalu...

Dan jika kini aku memilih bersama dengan orang yang diam-diam menyelipkan namaku dalam do'a-do'a nya,

dimanakah letak kesalahanku karena memilihnya???

Dan apabila kini aku ingin membangun rumah dengan taman bunga yang begitu mewah di Jannah-NYA bersama-sama dengan orang yang rela menungguku dan menginginkan itu (pula) bersamaku,
maka dimanakah letak keegoisanku yang menghantui jalan masa laluku???

Salahkah???
Tidak!
Tak pernah sedikitpun aku merasa bersalah akan hal itu!
Tak pernah sekalipun aku menyesal meninggalkan yang salah dan memilih yang benar menurut Allah dan istiqhorohku..

Allah Maha Mengetahui, sedangkan kalian tidak..