4744359

4744359

Saturday, 13 June 2015

Udah PUTUSIN Aja!!


Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Hari ini nih aku mau berbagi pengalaman sama teman-teman semua yang udah menyempatkan mampir ke blog aku ^_^

Pengalaman apa sih??
Mau tau aja apa mau tau banget?
HIHIHIHIHIHI

Okee pengalamanku adalaaaahh..... *jeng jeng jeng*

Pengalaman pacaran 7 tahun tapi berakhir sia-sia :(
*itu pacaran apa kredit rumah ya? Kok lama amat :|*

Hehehe
Aduh sebenarnya ini adalah aibku. Aib yang seharusnya aku simpan rapat-rapat sendiri. Hanya Allah dan aku yang seharusnya mengetahui ini...
Tapi karena aku gamau teman-teman ngerasain juga seperti apa yang aku rasain (khususnya perempuan), makanya aku mau berbagi pengalamanku ke teman-teman semua...

"Kak, Kak, kok bisa sih pacaran sampe 7 tahun gitu? Kredit motor aja ga sampe selama itu. Itu pacaran ngapain aja, Kak?"

Wahh pertanyaan pertama yang bagus nihh, yang bikin aku susah binti berat mau ngejawabnya.

Oke baiklah....

"Kok bisa pacaran sampe 7 tahun?"
Sebenarnya bisa aja kita pacaran bertahun-tahun bahkan sampe maut menjemput salah satu dari kedua insan yang "pacaran" itu. Iya bisa, pacarannya pas udah nikah.
Mamah sama Babehku aja udah hampir mau 30 tahun berumah tangga tetap pacaran berdua, malah lebih mesra dari yang muda (yang udah halal yaa, awas jangan salah persepsi -_-).

Di lingkungan kita yang sekarang ini kan ada sebutan KALO GA PACARAN GAK GAUL.
Padahal persepsi yang seperti itulah yang salah dan Allah benar-benar melaknat orang-orang yang mendekati zina. Astaghfirulloh... :(

"Tapi artis-artis aja begitu kok, Kak."
Astaghfirulloh...
Mereka itu artis, yang ga tau mereka inget apa engga kalo maut sewaktu-waktu mengintai mereka. Yang ga tau mereka beragama apa. Dan yang mereka sembah-pun kita ga pernah tau siapa, Allah atau berhala.
Naudzubillahminzalik...

Dan kita, makhluknya Allah mau ngikut-ngikutin gaya artis yang ga seharusnya kita ikutin?
Naudzubillahminzalik. Ingat, Allah melihatmu dimanapun kamu berada. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu lakukan. Jangan sekali-kali kamu mendekati kepada zina.
Semisalkan kamu sudah terlanjur melakukan zina, maka bertaubatlah, hijrah, berubah, dan berniat tidak akan mengulangi zina itu dikemudian hari.
Isi hari-harimu dengan membaca Al-Qur'an. Senantiasa mengingat Allah dimanapun kamu berada, In shaa Allah Ia Allah Yang Maha Esa menjagamu.

"Tapi aku ga bisa, Kak, putus dari pacarku. Aku ga bisa hidup tanpa dirinya."
Alasan klasik yang jadi senjata paling ampuh tiap kali diputusin atau mutusin pacar -_-

Duh, liat tuh teman sekitarmu yang barusan putus dari pacarannya.
Dulu pasti bilangnya begitu, AKU GABISA HIDUP TANPA DIRINYA (kaya lagunya D'Massiv gituhh), tapi buktinya dia yang dulu ngomong gitu masih hidup kan sampe sekarang? Masih bisa ketawa-ketawa kan sama teman-temannya. Malah tambah kacau kelakuannya -_-

Sesungguhnya kita hidup untuk Allah, dan matipun untuk Allah.
Sesungguhnya hanya Allah yang Maha Memiliki nafas kita, bukan pacarmu!

"Tapi orang tua kita udah kenal, Kak. Udah dekat banget kaya udah besanan. Malah aku udah dianggap kaya anaknya sendiri sama orang tua nya. Aku ga bisa, Kak, kalo putus sama dia. Kita juga udah punya komitmen bakal nikah nantinya. Nanti nunggu dia punya modal :("

Darling, kamu pernah tau ga apa yang ada di fikiran orang tuanya? Ga pernah benar-benar tau kan?
Setiap orang tua, selalu menganggap semua anak orang lain ga perempuan ga laki-laki ya sebagai anak mereka, walaupun bukan anak kandung mereka. Kenapa? Karena mereka merasa di tuakan. Mereka juga punya anak yang seumuran dengan kamu. Dan merekapun ingin dengan mereka berlaku baik ke kamu, kebaikan itu akan berbalik juga ke anak-anak mereka nantinya.
Jadi jangan karena orang tua udah dekat, udah dianggap kaya anak sendiri, lantas kamu tetap berzina. Jangan, Darling!

Jodohmu sudah diatur sedemikian rupa baiknya oleh Allah. Siapa jodohmu sudah tertulis di Lauhul Mahfudz yang masih jadi rahasia Allah untukmu.
Jangan takut kehilangan.
Kita hidup didunia hanya sementara. Yang harus kita perbuat adalah memantaskan diri sebaik-baiknya.
Ingat, jodohmu adalah cerminan dirimu.
Dia yang bersamamu sekarang baik menurutmu, belum tentu baik bagi Allah.

Menikah itu untuk menyempurnakan separuh dari agamamu jika niatnya adalah kamu menikah karena Allah.
Tapi, coba direnungkan lagi, lagi, lagi, dan direnungkan terus menerus.
Apa yang kamu dapat dari pacaran?
Kesenangan? Sudah pasti kamu senang. Bagaimana tidak, tiap kali bangun tidur selalu ada message dari sang kekasih pujaan hujan *eh.. pujaan hati maksudnya*...
Tiap hari ulang tahunmu tiba, dia selalu memberi kado spesial untukmu, memberi kejutan-kejutan yang bikin hati meleleh.
Tapi taukah kamu, kesenangan itu hanya diawal dan sementara, sementara juga kita tinggal didunia. Selebihnya kita akan mati. Mati meninggalkan dosa-dosa yang telah kita perbuat didunia.
Baik kah dirimu? Buruk kah sikapmu?
Renungkan...

Pacaran,
siapa yang dirugikan?
PEREMPUAN!!

Iya. Aku, kamu, Ibumu dan Ibunya (laki-laki)

Kita semua dirugikan.
Itu makanya kenapa perempuan jadi orang pertama yang masuk neraka.
Karena perempuan ladangnya dosa.
Jadi, apa yang harus kita lakukan?
BERTAUBAT!!

Hijrah!
Perbaiki akhlakmu. Tutup kepalamu dengan hijab. Perbaiki dirimu.
Sesungguhnya Allah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Pengampun.

Jangan takut akan lambat datangnya jodoh.
Siapa tau Allah mempersiapkan yang terbaik dan paling baik untuk dirimu.
Sampai waktunya tiba, jodoh akan datang dengan cara yang paling baik.
Pantaskan dirimu. Hijrahlah :)

Pesan ini untuk kita semua, wahai perempuan ^_^
In shaa Allah kita adalah calon penghuni Syurganya Allah.
Aamiin Allahumma aamiin :)

1 comment: